Kamis, 03 Juli 2014

Share photos and updates with Sri

Sri is sharing photos, updates and more on Facebook. Sign up to stay in touch with Sri and all the people you care about. Sri Adi Budget & Planning at Angkasa Pura I Airport · Banjarbaru 358 teman · 36 catatan · 26 grup
facebook
Sri is sharing photos, updates and more on Facebook. Sign up to stay in touch with Sri and all the people you care about.
Sri Adi
Budget & Planning at Angkasa Pura I Airport · Banjarbaru
358 teman · 36 catatan · 26 grup
View Sri's Timeline
Go to Facebook
Pesan ini dikirim ke sapur59.tumbuhbersama@blogger.com. Jika Anda tidak ingin menerima email ini lagi dari Facebook atau tidak ingin alamat email Anda digunakan untuk saran teman, berhenti berlangganan.
Facebook, Inc., Attention: Department 415, PO Box 10005, Palo Alto, CA 94303

Rabu, 02 Juli 2014

Share photos and updates with Sri

Sri is sharing photos, updates and more on Facebook. Sign up to stay in touch with Sri and all the people you care about. Sri Adi Budget & Planning at Angkasa Pura I Airport · Banjarbaru 358 teman · 36 catatan · 26 grup
facebook
Sri is sharing photos, updates and more on Facebook. Sign up to stay in touch with Sri and all the people you care about.
Sri Adi
Budget & Planning at Angkasa Pura I Airport · Banjarbaru
358 teman · 36 catatan · 26 grup
View Sri's Timeline
Go to Facebook
Pesan ini dikirim ke sapur59.tumbuhbersama@blogger.com. Jika Anda tidak ingin menerima email ini lagi dari Facebook atau tidak ingin alamat email Anda digunakan untuk saran teman, berhenti berlangganan.
Facebook, Inc., Attention: Department 415, PO Box 10005, Palo Alto, CA 94303

Senin, 16 Juni 2014

Lihat foto Sri di Facebook.

facebook
Lihat foto Sri di Facebook.
Jika Anda mendaftar ke Facebook, Anda akan dapat tetap terhubung dengan teman, melihat foto dan video mereka, tetap mengikuti pembaruan status terkini mereka, bertukar pesan dan lainnya.
Bergabunglah dengan Sri di Facebook
Pesan ini dikirim ke sapur59.tumbuhbersama@blogger.com. Jika Anda tidak ingin menerima email ini lagi dari Facebook atau tidak ingin alamat email Anda digunakan untuk saran teman, berhenti berlangganan.
Facebook, Inc., Attention: Department 415, PO Box 10005, Palo Alto, CA 94303

Rabu, 22 Desember 2010

HAMBA YANG BIJAKSANA DAN HAMBA YANG JAHAT

Pembacaan : Matius 24 : 45 – 51
"Siapakah hamba yang setia dan bijaksana, yang diangkat oleh tuannya atas orang-orangnya untuk memberikan mereka makanan pada waktunya? Berbahagialah hamba, yang didapati tuannya melakukan tugasnya itu, ketika tuannya itu datang.
Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya tuannya itu akan mengangkat dia menjadi pengawas segala miliknya. Akan tetapi apabila hamba itu jahat dan berkata di dalam hatinya: Tuanku tidak datang-datang, lalu ia mulai memukul hamba-hamba lain, dan makan minum bersama-sama pemabuk-pemabuk, maka tuan hamba itu akan datang pada hari yang tidak disangkakannya, dan pada saat yang tidak diketahuinya, dan akan membunuh dia dan membuat dia senasib dengan orang-orang munafik. Di sanalah akan terdapat ratapan dan kertakan gigi."

Pertanyaan
1. Siapakah yang dimaksud dengan pelayan ?
2. Siapakah yang dimaksud dengan pelayan yang bijaksana dan siapa pelayan yang jahat ?
3. Apa makna Rohani dari perumpamaan ini ?

Dalam perumpamaan ini Tuhan Yesus ingin memberitahu kepada para pendengar Nya saat itu bahwa mereka adalah hamba / pelayan dari Kerajaan Allah didunia ini.
Oleh sebab itu Tuhan Yesus mengingatkan mereka bahwa diantara para pelayan atau hamba itu ada yang jahat lakunya.
Hamba yang bijaksana adalah mereka yang senantiasa patuh atau taat akan perintah tuannya, melayani tuannya dengan setia, apakah ketika tuannya ada secara fisik maupun ketika tuannya tidak bersama mereka.
Namun sayangnya hamba itu merasa bahwa ia dapat bertindak semaunya karena tuannya pergi dalam kurun waktu yang lama sehingga tidak diketahui dengan pasti kapan akan kembali.
Mulailah ia bertindak brutal dengan menyakiti bahkan membunuh sesama pelayan sementara ia menyenangkan dirinya dengan kemabukan dunia ini. Lupa akan tugas yang diberikan kepadanya.
Pada saatnya tuannya datang dan mendapati bahwa hamba itu telah bertindak bodoh dan dengan tegas menjatuhkan hukuman yang setimpal.
Kesimpulan.
Sebagai hamba Tuhan baiklah setiap orang dengan tekun mengerjakan tugasnya dan menjauhkan dirinya dari berbagai tindakan yang jahat seperti memusuhi sesama hamba Tuhan, hidup berfoya-foya,mengabaikan pekerjaan/pelayanan, dll. Jadilah setia dan bekerja tanpa pamrih serta berjaga-jaga menanti kedatangan Tuhan Yesus yang kedua kali. Amin.

Selasa, 21 Desember 2010

HATI DAN MULUT

Pembacaan 12 : 33 - 37

12:33 Jikalau suatu pohon kamu katakan baik, maka baik pula buahnya; jikalau suatu pohon kamu katakan tidak baik, maka tidak baik pula buahnya. Sebab dari buahnya pohon itu dikenal.
12:34 Hai kamu keturunan ular beludak, bagaimanakah kamu dapat mengucapkan hal-hal yang baik, sedangkan kamu sendiri jahat? Karena yang diucapkan mulut meluap dari hati.
12:35 Orang yang baik mengeluarkan hal-hal yang baik dari perbendaharaannya yang baik dan orang yang jahat mengeluarkan hal-hal yang jahat dari perbendaharaannya yang jahat.
12:36 Tetapi Aku berkata kepadamu: Setiap kata sia-sia yang diucapkan orang harus dipertanggungjawabkannya pada hari penghakiman.
12:37 Karena menurut ucapanmu engkau akan dibenarkan, dan menurut ucapanmu pula engkau akan dihukum."
Hati dan mulut merupakan satu kesatuan, karena apa yang ada didalam hati akan terungkap keluar melalui mulut berupa ucapan atau perkataan. Hati yang baik akan mengeluarkan hal hal yang baik dan hati yang jahat akan mengeluarkan ucapan yang jahat pula.
Beberapa contoh kegagalan dari hati dan mulut kita sebagai manusia :
1. Tidak bisa berkata tidak terhadap dosa, cenderung kompromi dengan dosa. Misal Gehazi hamba Elisa. Lihat II Raja2 5 : 20 – 21. Kiss 5 : 1 – 3 Ananias dan Safira
2. Tidak pernah merasa puas ( tamak ). Tidak dapat berkata cukup, selalu ingin terus. Ilustrasi Tikus ingin jadi kucing. Lukas 12 : 13 – 15 Orang kaya yang bodoh
3. Tidak bisa bersyukur. Sulit untuk mengatakan terima kasih karena gengsi, apalagi kepada orang yang dianggap bawahan atau rendahan. Lupa karena saking senangnya. Lukas 17 : 15 – 18 tentang sepuluh orang kusta yang disembuhkan oleh Tuhan Yesus.

Untuk itu marilah kita mulai belajar untuk menyelaraskan antara apa yang ada dalam hati dengan perbuatan,perkataan dan motivasi kita dalam hidup ini. Selama hati dan realitas tidak selaras maka hidup ini hanya sandiwara saja tanpa kebenaran.
Amin Tuhan memberkati.

Minggu, 19 Desember 2010

SALING MENERIMA

Pembacaan Roma 15 : 5 - 7
5 Semoga Allah, yang adalah sumber ketekunan dan penghiburan, mengaruniakan kerukunan kepada kamu, sesuai dengan kehendak Kristus Yesus, 6 sehingga dengan satu hati dan satu suara kamu memuliakan Allah dan Bapa Tuhan kita, Yesus Kristus. 7 Sebab itu terimalah satu akan yang lain, sama seperti Kristus juga telah menerima kita, untuk kemuliaan Allah.
Mari kita akan belajar tentang bagaimana hidup bersama sebagai jemaat dalam kerukunan dan saling menerima satu dengan yang lain. Karena kerukunan berjemaat merupakan salah satu syarat untuk memuliakan Tuhan Allah kita. Tanpa kerukunan ibadah kita akan sia sia, karena masih ada kemarahan, dendam,curiga, tidak harmonis bahkan hidup dalam suasana permusuhan, ibarat kata pepatah seperti api dalam sekam, tidak kelihatan dipermukaan.

PERTANYAAN PERTAMA : apakah kita sudah hidup rukun satu dengan yang lain? Bagaimanakah yang dimaksud dengan hidup rukun ? apakah rukun berarti tidak pernah terjadi perbedaan atau selalu mengalah? Hidup rukun artinya bisa hidup bersama dalam keberbedaan dan saling menghargai atau bisa menerima perbedaan itu. Hidup dalam warna seragam tidaklah berarti pasti rukun, tetapi justru dalam keragaman bisa terjadi kerukunan. Kalau seragam berarti kerukunan yang dipaksakan. Kerukunan yang sejati bersumber dari Allah Bapa saja, tidak ada yang lain. Memang Tuhan bisa memakai hamba hambaNya untuk menjadi pelopor dalam sebuah kerukunan, namun sumbernya tetap dari Tuhan. Jadi jelaslah bahwa kerukunan yang sejati bersumber dari Allah yang disampaikan melalui FirmanNya ( ay 5 ).
PERTANYAAN KEDUA : mengapa harus rukun ? jawabannya adalah agar dengan satu hati dan satu suara memuliakan Tuhan ( ay 6 ). Artinya tujuan kerukunan dalam jemaat adalah untuk kemuliaan Tuhan, bukan untuk tujuan lain. Bagaimana Tuhan bisa dimuliakan dalam hidup kita jika kita didalam jemaat tidak ada kerukunan ? Suara jemaat yang simpang siur, pasti tidak seirama dalam memuliakan Tuhan, masing masing memakai cara dan keinginan sendiri. Ini berbahaya.
PERTANYAAN KETIGA : bagaimana supaya bisa rukun? Jawabannya adalah tidak lain bahwa kita harus bisa saling menerima satu dengan yang lain ( ay 7 ). Sama seperti Kristus menerima kita. Coba bayangkan jika Tuhan menerima kita dengan cara tebang pilih, alangkah malangnya hidup kita ini. Tuhan Yesus menerima kita dalam kondisi apa adanya, ada yang dalam kondisi miskin, kondisi berkubang dalam dosa, kondisi sakit parah, kondisi kaya raya, dll. Tidak peduli apapun keadaan kita Tuhan terima, asal kita mau merespon panggilanNya
Akhirnya, marilah kita bersama sama memeriksa hubungan persaudaraan kita satu dengan lainnya, apakah kita telah hidup rukun, bisa saling menerima satu dengan yang lain. Karena kalau tidak demikian maka kita akan terus terjebak dalam persaudaraan semu, kelihatan manis diluar tetapi pahit didalamnya. Kalau itu yang terjadi bagaimana kita dapat memuliakan Tuhan ?
Tuhan memberkati. Amin

MAKNA NATAL oleh : Bambang WA

Yohanes 1 : 9 “ Terang yang sesungguhnya, yang menerangi setiap orang, sedang datang kedalam dunia”. Wahyu 3 : 10-11 “ Karena engkau menuruti firman-Ku , untuk tekun menanti kan Aku, maka Aku pun akan melindungi engkau dari hari pencobaan yang akan datang atas seluruh dunia untuk mencobai mereka yang diam dibumi. 11 Aku datang segera . Peganglah apa yang ada padamu, supaya tidak seorangpun mengambil mahkotamu.”
Untuk apa Yesus datang lagi…..!
1. Untuk menggenapi firman Allah, sebagaimana yang terdapat dalam kitab Wahyu 22 : 12 “ Sesungguhnya Aku datang segera dan Aku membawa upah-Ku untuk membalaskan kepada setiap orang menurut perbuatanya.”
2. Untuk memanggil orang yang berdosa, dalam Lukas 5 : 32 “Aku datang bukan untuk memanggil orang benar, tetapi orang berdosa, supaya mereka bertobat.” Yaitu Yesus memanggil orang berdosa untuk menerima belas kasihan dan memberi kesempatan untuk bertobat. Menjalani hidup ini seperti orang yang sedang berkemah”…Jika kemah tempat kediaman kita dibumi ini dibongkar, Allah telah menyediakan tempat kediaman disorga bagi kita, suatu tempat kediaman yang kekal , yang tidak dibuat oleh tangan manusia. Selama kita didalam kemah ini , kita mengeluh, karena kita rindu mengenakan tempat kediaman sorgawi diatas tempat kediaman kita yang sekarang ini” 2 Korintus 5: 1-2 jadi kematian bukan akhir dari kehidupan manusia, kematian hanya sebagai alat Tuhan untuk membawa dari dunia yang fana ini menuju kedalam kehidupan yang baru, Dosa akan membawa seseorang pada kematian kekal, tapi kehidupan kekal terdedia bagi setiap orang yang percaya kepada Yesus Kristus.
3. Supaya kita mempunyai hidup, hidup yang bagaimana ? Yohanes 10 : 10b “Aku datang, supaya mereka mempunyai hidup, dan mempunyai dalam segala kelimpahan”. Dan segala sesuatu yang kamu lakukan dengan perkataan atau perbuatan, lakukanlah semuanya itu dalam nama Tuhan Yesus , sambil mengucap syukur oleh Dia kepada Allah, Bapa kita (Filipi 3 : 17), Hiduplah dengan penuh Hikmad terhadap orang-orang luar, pergunakanlah waktu yang ada (Filipi 4:5). Daud berkata “ Masa hidup kami tuju puluh tahun dan jika kami kuat, delapan puluh tahun, dan kebanggaannya adalah kesukaran dan penderitaan ; sebab berlalunya buru-buru, dan kami melayang lenyap.”(Maz 90:10) Jadi maksud supaya kita mempunyai hidup itu adalah mempunyai hidup yang kekal atau hidup kita menuju kekekalan tidak ada lagi rasa was-was atau kuatir,tidak ada lagi kekecewaan, dendam dan sebagainya, tidak hanya itu Hidup kita juga harus berkualitas dimata Tuhan dan memiliki kontribusi yang dapat di rasakan juga bagi orang lain disekitar kita. Hidup berkualitas hidup kita harus sukses dimana sukses itu dimulai dari dalam keluarga, sukses dalam berkarya dan bekerja, sukses dalam pekerjaan dan karier , hidup kita juga harus signifikan yaitu hidup kita sangat berarti yang dapat memberikan dampak bagi orang lain, menjadi saluran berkat jasmani dan rohani (iki sejatining urip dlm bhs jawa).
4. Mempunyai kelimpahan, Yohanes 10 : 10b yaitu kelimpahan sesuai talenta masing-masing yang sudah dikaruniakan kepada kita, baik sebagai wira swasta, wira usaha, TNI/ Polri, PNS, petani, buruh, nelayan, karyawan perusaan dan sebagainya. Hidup kita itu asalnya dari Tuhan dan hiduplah untuk Tuhan sehingga kita diberikan kelimpahan berkat yaitu roh kita kelimpahan sukacita dan damai sejahtera, berkatnya dicurahkan melimpah-limpah, hidupnya berkelebihan dan dapat memberikan kelimpahannya atau kelebihannya untuk orang lain yang memerlukanya serta untuk pekerjaan Tuhan sehingga anak cucunya tidak ada yang minta-minta, kemudian juga mempunyai kelimpahan dalam pengampunan dalam 1korintus 13: 4-5 dan dalam efesus 4 : 31-32 Sega kepahitan, kegeraman, kemarahan, pertikaian dan fitnah hendaklah dibuang diantara kamu, demikian pula segala kejahatan. 32 Tetapi hendaklah kamu ramah seorang terhadap yang lain, penuh kasih mesra dan saling mengampuni, sebagaimana Allah di dalam Kristus telah mengampuni kamu.

Ada 2 (dua ) Pesan Natal tahun 2010 ini yang perlu mendapat perhatian bagi kita semua untuk menyambutnya;

Natal yang pertama
Adalah menyambut kelahiran Yesus Kristus anak Allah, yang terlahir melalui anak manusia sebagai Raja Damai yang juga sebagai Imam besar. Seluruh umat didunia datang menyambut kelahiran dengan materi yaitu dengan membawa Emas, Perak Mur dan Kemenyan dimana manusia jaman sekarang mengimplementasikannya dengan materi seperti menyediakan berbagai macam kue atau makanan dan minuman, setiap keluarga disibukan untuk menyiapkan baju/ pakaian baru, sepatu baru saling memberi hadiah/ kado atau bingkisan ke sesama manusia apakah itu sanak family/ keluarga, teman/ sahabat, tetangga , menghias dan menata ruangan yang akan digunakan untuk menyambut dengan suasana yang gemerlapan, rapi dan indah pada setiap sudut ruangan.

Natal yang kedua
Terkesan Yesus Kristus sudah Dewasa dan seterusnya kita sambut bukan lagi dengan materi tetapi sesuai dengan kehendak Yesus Kristus itu sendiri yaitu dengan :
1. Hati yang sudah diperbaharui artinya kita tinggalkan sifat manusia lama yang bermuara kepada duniawi atau sifat kedagingan sehingga ada proses perubahan dan ada pertobatan untuk percaya dan setia kepada Yesus Kristus karena Yesus adalah jalan kebenaran dan hidup serta Yesus dilahirkan untuk menyertai orang percaya, orang percaya kepada Yesus adalah orang yang mau menyangkali dirinya serta mau memikul salib Yesus dan mengikuti jalan salib.
2. Iman yang sudah teruji, adalah orang yang mengerti tentang firman Tuhan dan mau melakukannya, kita ditakdirkan sebagai pemenang dalam rohani oleh sebab itu mari kita pelihara iman kita sampai akhir hidup karena dengan iman yang terpelihara akan mempengaruhi pembentukan rohani kita. Sebab semua orang yang lahir dari Allah, mengalahkan dunia. Dan inilah kemenangan yang mengalahkan dunia yaitu Iman kita 1 Yohanes 5 : 4, dan yang terdapat dalam pembacaan firman Tuhan dalam mateus 7 : 25-27, Yohanes 16 : 33, Roma 10 : 4, 1 Petrus 3 : 12.
3. Tangguh dalam menghadapi Pencobaan, Kita harus Optimis karena - Pencobaan-pencobaan yang kamu alami ialah pencobaan-pencobaan biasa, yang tidak melebihi kekuatan manusia. Sebab Allah setia dan karena itu ia tidak akan membiarkan kamu dicobai melampaui kekuatanmu. Pada waktu kamu dicobai ia akan memberikan kepadamu jalan keluar sehingga kamu dapat menanggungnya ( 1 Korintus 10 : 13 ),dan setiap pencobaan datang kita tanggapi dengan Positif- kita tahu sekarang, bahwa Allah turut bekerja dalam segala sesuatu untuk mendatangkan kebaikan bagi mereka yang mengasihi Dia, yaitu bagi mereka yang terpanggil sesuai dengan rencana Allah Roma 8 : 28. Tidak hanya cukup dengan itu kita harus aktif dalam menghadapi setiap pencobaan yang datang seperti yang Yesus ajarkan dalam Yohanes 11 : 4,40 kata Yesus penyakit itu tidak akan membawa kematian , tapi akan menyatakan kemuliaan Allah, sebab oleh penyakit itu Anak Allah akan dimuliakan. 40 Jawab Yesus “ Bukankah sudah Kukatakan kepadamu : Jikalau engkau percaya engkau akan melihat Kemuliaan Allah ?”.

Tahun ini Firman Tuhan katakan Terang yang sesungguhnya, yang menerangi setiap orang, sedang datang kedalam dunia, Tuhan Yesus adalah terang dunia yang bercahaya dan mampu menembus kegelapan dunia dan harapan Yesus melalui peristiwa Natal tahun ini bahwa terang itu adalah iman kita yang dapat menerangi hidup kita dan cahaya terang hidup kita dapat menerangi kehidupan disekeliling kita dimana kita tinggal, kita beraktivitas atau bekerja apapun pekerjaan kita dengan tidak memandang status kehidupan kita apakah itu tua muda remaja , anak-anak laki-laki ataupun perempuan yang kaya atau miskin.

Natal yang sesungguhnya adalah berbicara tentang Reconsiliasi yang artinya menjalin hubungan yang sehat antara manusia dengan menusia dan manusia dengan Tuhan yaitu Tuhan Yesus yang merupakan suatu ajang untuk menjalin hubungan yang begitu harmonis antara manusia dengan manusia dan manusia dengan Yesus Kristus, mari kita sikapi suasana Natal tahun ini sebagai alat untuk menjalin hubungan yang harmonis bagi keluarga dan saudara kita, bagi sahabat-sahabat kita dengan terlebih dahulu saya menyampaikan suatu permohon maaf jikalau selama saya menulis terdapat kesalahan atau menyinggung perasaan atau tidak sesuai dengan harapan akhirnya saya sekeluarga mengucapkan “ Selamat Hari Natal 2010 dan menyongsong Tahun Baru 2011 Tuhan Yesus memberkati”.
Bapa, ajar kan iman kami selalu tumbuh didalam engkau dan tidak hanya mampu tumbuh bahkan hidup kami dimampukan untuk bisa bercahaya dalam menerangi kehidupan disekeliling kami. Roh Kudus mari lembutkan hati kami ketika proses itu ada didalam kehidupan kami serta perlengkapi hidup kami dengan karunia-karunia baru dari pada-Mu biarlah hidup kami Engkau pakai sebagai alat untuk melayani pekerjaan-Mu ya Bapa , hanya didalam Yesus kami berdoa dan berharap. Amin